Manfaat Madu bagi kesehatan. Dari jaga kadar kolesterol hingg basmi ketombe.

Simak manfaat madu bagi tubuh manusia jika rutin dikonsumsi.

Sejak zaman dahulu, madu diyakini memilki beragam khasiat bagi kesehatan tubuh.


Madu murni memiliki rasa yang manis alami sehingga aman untuk gula darah.

Di antara banyaknya khasiat madu, salah satunya dapat membuat tidur semakin nyenyak.

Agar dapat merasakan langsung manfaat madu bagi tubuh, simak cara membedakan madu asli dan palsu.

Madu adalah salah satu makanan yang sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan.


Dalam berbagai budaya selama berabad-abad, cairan manis ini telah digunakan dalam banyak keperluan pengobatan.

Salah satu yang paling dikenal adalah penggunaan madu dalam pengobatan Ayurveda sela sebagai obat pencernaan dan ketidakseimbangan pada tubuh.

Sebuah temuan yang dipublikasikan dalam Iranian Journal of Basic Medical Sciences tahun 2013 juga menunjukkan bahwa madu telah digunakan oleh manusia sejak 8.000 tahun lalu.

Hingga masa kini pun, madu masih dipercaya punya banyak manfaat untuk tubuh. Tapi, apa saja manfaat dari madu yang sudah terbukti secara ilmiah?


1. Mengontrol berat badan

Sebuah studi yang terbit dalam Journal of American College of Nutrition pada 2010 menemukan bahwa madu dapat membantu mengendalikan nafsu makan.

Konsumsi madu sebelum tidur membuat tubuh membakar lebih banyak lemak selama jam-jam awal tidur.


2. Energy booster

Madu merupakan cairan kental manis yang dibuat oleh lebah. Lebah mengumpulkan gula dari nektar bunga di lingkungannya.

Produk akhirnya adalah madu, yaitu cairan yang berfungsi sebagai cadangan makanan untuk lebah.


Merangkum dari Healthline, secara nutrisi, satu sendok makan madu mengandung 64 kalori dan 17 gram gula termasuk fruktosa, glukosa, maltosa, dan sukrosa.

Kandungan tersebut membuat madu menjadi sumber energi yang baik. Glukosa dalam madu dapat diserap oleh tubuh dengan cepat dan memberikan dorongan energi langsung.

Sementara itu, fruktosa memberikan energi berkelanjutan karena diserap lebih lambat. Madu juga ditemukan menjaga kadar gula darah cukup konstan dibandingkan dengan jenis gula lainnya.



3. Mengobati batuk Sebuah studi tahun 2012 yang terbit dalam Journal Pediatrics menemukan bahwa konsumsi dua sendok teh madu bisa membantu menyembuhkan batuk yang membandel.

Hal ini diketahui karena sifat anti-mikroba dalam madu yang bisa membunuh bakteri tertentu.

Penelitian lain yang melibatkan 139 anak menemukan bahwa madu dapat meredakan batuk di malam hari dan meningkatkan kualitas tidur dibanding obat batuk anak.

Merangkum dari CNN, penelitian lain di Italia dan Israel juga menunjukkan hasil serupa meski menggunakan jenis madu yang berbeda.


Meski begitu, madu tidak boleh diberikan pada anak berusia di bawah satu tahun. Ini karena sistem pencernaan bayi tidak dapat mengatasi kontaminasi dalam madu.

Merangkum dari CNN, penelitian lain di Italia dan Israel juga menunjukkan hasil serupa meski menggunakan jenis madu yang berbeda.

Meski begitu, madu tidak boleh diberikan pada anak berusia di bawah satu tahun. Ini karena sistem pencernaan bayi tidak dapat mengatasi kontaminasi dalam madu.

Pengobatan madu topikal untuk menyembuhkan luka dan luka bakar telah dilakukan sejak zaman Mesir Kuno.

Hal ini juga didukung dengan 26 penelitian yang menunjukkan hasil serupa. Dalam sebuah tinjauan terhadap 26 penelitian tersebut ditemukan, madu paling efektif untuk menyembuhkan luka bakar dan luka parsial yang terinfeksi setelah operasi.

Satu studi melaporkan tingkat keberhasilan 43,3 persen dengan madu sebagai perawatan luka. Dalam penelitian lain, madu topikal menyembuhkan 97 persen pasien dengan luka diabetik.

Para peneliti percaya, khasiat penyembuhan madu berasal dari sifat antibakteri dan anti-inflamasi serta kemampuannya untuk memelihara jaringan di sekitarnya.


6. Menurunkan tekanan darah

Melansir dari Healthline, madu mengandung senyawa antioksidan yang telah dikaitkan dengan penurunan tekanan darah.

Penelitian yang dilakukan pada tikus dan manusia menunjukkan sedikit penurunan tekanan darah dengan mengonsumsi madu.


7. Menjaga kadar kolesterol

Beberapa penelitian menunjukkan adanya kaitan antara konsumsi madu dengan kadar kolesterol. Madu diketahui dapat mengurangi kolesterol jahat (LDL) sambil secara signifikan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Sebuah studi yang dilakukan pada 55 pasien membandingkan madu dengan gula pasir. Hasilnya, madu menyebabkan penurunan LDL 5,8 persen dan peningkatan kolesterol HDL 3,3 persen.

Tak hanya itu, konsumsi madu juga menyebabkan penurunan berat badan sederhana 1,3 pesen.



8. Menurunkan kadar trigliserida

Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang ditemukan dalam darah. Peningkatan jenis lemak ini merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung.

Uniknya, banyak penelitian yang telah megaitkan konsumsi madu secara berkala dengan kadar trigliserida yang lebih rendah.


9. Baik untuk jantung

Tiga manfaat sebelumnya kerap membuat madu dikaitkan dengan kesehatan jantung yang lebih baik.

Namun, selain itu, kandungan fenol dan senyawa antioksidan lain juga dikaitkan dengan pengurangan risiko penyakit jantung.

Madu diketahui dapat membantu pembesaran arteri di jantung sehingga meningkatkan aliran darah ke jantung.

Di samping itu, madu juga dapat mencegah pembentukan gumpalan darah yang bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke.


10. Menghilangkan ketombe

Sebuah studi yang dipublikaskan pada European Journal of Medical Research tahun 2001 menemukan madu bisa membantu menghilangkan ketombe.

Studi ini menggunakan madu yang diencerkan dengan air hangat ke area yang bermasalah dan mendiamkannya selama tiga jam sebelum dibilas.

Hasilnya, para responden melaporkan berkurangnya rasa gatal dan kerak ketombe dalam waktu satu minggu.

Tak hanya itu, kerang di kulit kepala sembuh dalam dua minggu dan pasien bahkan menunjukkan pengurangan rambut rontok.


Cara membedakan madu asli dan palsu

Madu dikenal memang memiliki begitu banyak manfaat bagi kesehatan.

Dengan begitu, tak heran jika Anda kemudian ingin membeli madu dan mengonsumsinya.


Namun, jangan sampai Anda mendapatkan madu palsu.

Anda bisa mengenali ciri-ciri madu asli, mendapatkan yang terbaik untuk kesehatan Anda dan keluarga.

Selain itu, Anda lebih baik mengonsumsi madu yang sudah terbukti kemurniannya.

Hindarilah madu dengan berbagai macam bahan tambahan, termasuk gula maupun pemanis buatan lainnya.

Untuk mendapatkan madu terbaik, berikut cara-cara untuk mengetahui keaslian madu:


1. Tes ibu jari

Letakkan sedikit madu di ibu jari, apakah madunya menetes atau menyebar ke permukaan lainnya?

Jika hal ini terjadi, madu yang Anda beli kemungkinan tidak murni.

Ciri- ciri madu asli ialah teksturnya yang kental serta tidak berair.

Selain itu, madu asli memiliki tekstur lengket, ketika menyentuh apapun akan menempel dan tidak menetes.


2. Tes air

Dengan sendok teh, ambil madu dan tuangkan ke dalam gelas berisi air.

Madu palsu akan larut dalam air.

Semenetara madu asli jika bercampur ke dalam air akan menjadi gumpalan dan mengendap di bagian bawah gelas.


3. Tes kain putih dan kertas blotting

Coba tuangkan satu sendok madu ke atas kain putih atau kertas blotting.

Madu palsu cenderung akan menembus kain atau kertas hingga meninggalkan noda, sementara madu asli tidak menembus kain atau kertas dan noda pun tidak tertinggal.


4. Tes bakar

Ciri madu asli lainnya yakni mudah terbakar, walau demikian, jangan lakukan tes ini tanpa persiapan.

Ambil korek api batang dan celupkan ke dalam madu.

Jika ketika dinyalakan, batang korek api terbakar, maka madu yang menempel pada batangnya itu asli.

Jika tidak, bisa jadi madu tersebut sudah dipalsukan dan mengandung zat tambahan yang tidak murni.


5. Tes sari cuka

Campurkan sedikit madu, air dan 2-3 tetes sari cuka.

Jika berbusa, kemungkinan besar madu Anda palsu.


6. Tes panas

Jika Anda memanaskan madu murni, maka teksturnya akan berubah menjadi karamel dan tidak berbusa.

Akan tetapi, jika madu palsu dipanaskan, teksturnya tidak berubah, hanya memanas layaknya air.

Sebenarnya, Anda bisa melihat perbedaan madu asli dan palsu hanya dengan mata telanjang saja.

Seperti tekstur yang padat namun tetap lembut, juga aroma yang manis.


Sumber : https://banjarmasin.tribunnews.com/2021/06/26/10-manfaat-madu-bagi-kesehatan-menjaga-kadar-kolesterol-hingga-basmi-ketombe?page=4.


Dan masih banyak manfaat lainnya dari Kurma, biiznillah, Semoga Allah subhanahu wata'ala memberi kepada kita dan pengunjung website ini, kesehatan dan keselamatan di dunia dan akhirat ... Aaamiin Ya Robbal 'Aalamiin.


Rincian cara belanja dapat temukan disini, klik disini JogjaMadu.com/p/cara-belanja.html